Diberdayakan oleh Blogger.

MORNING INDAH

    • instagram

    "everybody's changing and i don't feel the same"


    Morning !

    Hari ini aku cukup bersemangat, beberapa hari ini aku asik nonton serial sherlock holmes yang diperankan oleh benedict cumber (google sebentar biar spellingnya bener)
    oke...
    benedict cumberbatch.

    But anywaaaayyysss...

    Setelah 3 minggu ini nggak mengakses akun instagram pribadiku, aku mulai terbiasa nggak check instagram setiap menit, which is good. Menurutku sejauh ini, step yang aku lakukan berhasil.

    aku sempat berjanji pada diriku untuk melakukan hal-hal baru, atau melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak pernah aku lakukan. Ini adalah bagian dari cara untuk membahagiakan diri sendiri. Kita tau kan, usia semakin bertambah, beban semakin berat, kau akan menemukan hal-hal sulit dalam hidup.

    Aku mulai mendatangi beberapa cafe/coffee shop sekitar sini, sekedar untuk ngeteh, makan croissant favoriteku dan membaca buku. Ini nyaris nggak pernah mau aku lakukan. Aku juga mau mencoba bowling, olahraga menembak, memanah dan golf, kepikiran juga mau panjat tebing.

    Ternyata seru juga, meluangkan waktu untuk me time tapi di tempat berbeda.
    Aku nggak perlu merisaukan orang-orang disekitarku, aku hanya memberikan space untuk diriku sendiri dan buku yang aku baca, duduk disudut ruangan dan tenggelam dengan fikiranku sendiri.

    Orang-orang sering mengatakan keluarlah dari zona nyaman, dan ternyata itu ada benarnya juga. Kadang kita harus keluar dari zona nyaman untuk tau apa yang terjadi diluar sana. Zona nyaman memang menenangkan tapi membuat kita terkurung dengan rutinitas itu, dengan mencoba hal-hal baru membuat kita memiliki sudut pandang baru dan justru meningkatkan rasa bahagia.


    By the way, beberapa hari lalu aku ngajak risa untuk ketemu. Aku termasuk orang yang jarang mau ngajak orang lain untuk ketemuan dan ngobrol karna aku males nongkrong,hehe. Risa merupakan teman kuliahku dan kami menjadi sahabat, Risa memberikan ku insight "persahabatan" dengan sudut pandang berbeda.

    Satu hal yang aku suka dengan risa, dia bisa menjadi orang yang menyebalkan , namun bisa menjadi teman ngobrol yang bijak ketika kita benar-benar niat untuk ngobrol. Bertukar fikiran dengan dia membuat kualitas pertemuan menjadi lebih bermanfaat. menurutku Risa bisa menjadi teman ngobrol dan bertukar fikiran yang baik. Dia bisa menjadi 2 orang yang berbeda tiba-tiba hahaha.

    Ketika ngobrol, aku dan Risa akan bergantian cerita dan mendengarkan. Dia menghadapi hari-hari berat di kantor begitu juga aku, dia menghadapi beberapa perubahan dihidupnya begitu juga aku. Jadi kami saling mengasihani dan menyemangati. Risa nggak pernah mau push aku untuk cerita, mungkin dia tau kepribadianku, dia cenderung menunggu dan memberikan pandangan-pandangan tertentu. Menurutku aku butuh sosok seperti Risa, untuk kondisi disaat aku jatuh, risa tau apa yang harus dia lakukan. Dia menunggu hingga aku yang datang dan cerita. Nggak, aku nggak menceritakan hal-hal menyedihkan kemarin, justru kebanyakan aku share hal-hal menyenangkan.

    Risa mengingatkan ku pada 1 lagu favoritenya, Keane : Everybody's changing. Dan lagu itu aku putar sepanjang perjalananku pulang. Lagu lama ini bikin aku mikir, semua hal bisa berubah dan kita harus siap dengan itu. Aku juga flashback apa yang sudah terjadi dalam hidupku beberapa tahun ini. Apa yang aku lakukan saat ini, apakah menjauh bagian dari perubahan yang aku rasakan... mungkin ?

    Dan pagi ini 1 album keane menemaniku menulis di blog.

    Thanks Risa, for all of inputs that you gave to me :)

    Continue Reading
    Semua orang pasti punya rumah impian, termasuk aku..
    Hari ini, aku mau share penampakan rumah impianku. Mengingat blog adalah digital diary ku dan aku nggak akan tau apa yang akan terjadi beberapa tahun kedepan. Kalau tulisan ini jadi nyata seperti beberapa tulisan blog ku 6 tahun lalu yang jadi kenyataan sekarang.....nggak kebayang mungkin baca ini lagi sambil meneteskan air mata.

    - haloo indah masa depan, kalau kamu berhasil mewujudkan mimpi mu yang ini..tolong baca lagi tulisan-tulisan mu dan ingat hari ini kamu nulis di kamar kosan, hari senin, ambil cuti kantor padahal nggak kemana-mana. Cuma mau stay di rumah baca buku dan nulis...kamu belum mandi tapi udah rapi..pakai baju tidur yang kata temen-temenmu tidur nggak seharusnya pakai baju kayak mau jalan-jalan...seperti biasaaaa hahahaha-
    -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Menggambarkan rumah impian ku, itu seperti menyatukan kepribadianku sendiri. Aku suka alam, suka sesuatu yang natural, sederhana tapi memiliki nilai seni sendiri.

    Mungkin rumahku nanti lebih perpaduan dari scandinavian interior style dengan suasana yang hangat dengan warna-warna putih, hitam dan abu. Sentuhan kayu-kayu serta tanaman kaktus dan ranting. Rumah yang tidak terlalu besar tidak juga terlalu kecil. Tidak ada pemandangan mewah berlebihan disana, aku lebih suka sesuatu yang natural, menyatu dengan alam serta lebih family friendly. Selain itu karna aku sukaaa banget ngobrol dan bertukar pikiran, ruangan yang hangat akan memberikan energi baik bagi seisi rumah untuk jadi tempat bercengkrama yang asik.

     

    Kita mulai dengan ruangan yang memiliki dinding kaca, aku suka ruangan seperti ini terlebih akan aku utamakan pada ruangan yang memiliki satu spot terbaik entah itu pemandangan atau taman kecil, atau tembok tinggi dengan kolam kecil dibawahnya serta tanaman yang merambat.


    Aku juga suka dengan ide rumah tanpa banyak sekat, ada ornamen-ornamen tertentu yang membatasi masing-masing ruangan. Menurutku lebih nyaman dan mudah manggil anak-anak nanti kalau udah berkeluarga, hahaha. Oh iya, ornamen kayu pada cermin kayak gini lucu juga. Aku suka.




    Untuk ruang keluarga, aku ingin ruangan yang lebih hangat. Terdapat ornamen-ornamen penting dari rumah favoritku tadi.Sentuhan warna hitam, putih dan abu, ornamen kayu,tanaman,ranting-ranting dan sofa yang nyaman. Family room merupakan ruangan tempat keluarga berkumpul dan nonton bareng atau sekedar diskusi bersama. Dulu ayah dan ibu selalu ajak aku diskusi di ruang makan setiap malam, nah aku mungkin nanti akan menjadikan family room senyaman mungkin supaya anak-anak nggak selalu menghabiskan waktu di kamar.




    Aku selalu suka dengan ranting-ranting untuk dijadikan pengganti tanaman didalam rumah, warna coklat mereka memberikan sentuhan alam yang lebih kuat menurutku.Selain itu tanaman kaktus berukuran besar juga memiliki daya tarik sendiri bagiku. Dikamarku yang sekarangpun aku memiliki tanaman-tanaman berwarna coklat, bunga kering yang aku taruh khusus sebagai pemanis. Gak tau ya, menurutku cabang ranting yang kesana kemari punya daya tarik sendiri.

     

    Sudut  manis didalam ruangan, aku selalu ingat kalimat itu. Kalimat dari buku design interior yang selalu aku baca waktu aku masih SMA. Tentu saja sudut manis di rumah masa depanku mungkin berisikan sofa nyaman ditemani ranting tanaman atau justru tanaman hijau besar dengan pajangan buku-buku terbaik.

     

    Aku selalu ingin punya 1 spot dinding yang didedikasikan sebagai tempat pajangan-pajangan foto penuh makna di kehidupanku. Entah itu foto pernikahan, foto anak dan foto lainnya yang diambil dengan sudut pandang lebih artsy. Dinding tersebut seperti menjadi tempat untuk mengisahkan perjalanan hidup ku untuk diingat anak-anakku nanti.

     

    ada yang bilang "My Kitchen, My rules"
    Aku nggak terlalu pandai memasak, tapi aku suka dapur yang rapi. Bahkan kalau bisa, dapur itu bisa aku jadikan tempatku menulis. Aku selalu ingin punya dapur dengan meja marmer berwarna putih. Pencahayaan yang tepat dan kursi-kursi agar anak-anak bisa membantuku di dapur. Alasan marmer putih karna aku suka foto flatlay, jadi kayaknya seru aja hehehe.

     

     

    Untuk kamar tidur, sama seperti ruangan lain, aku suka dengan mood kamar yang warm, dengan perpaduan warna-warna hangat. Tidak harus selalu hitam, abu atau putih, bisa juga dengan warna lain yang monokrom dan sejuk asal bukan warna pastel. hehehe..

     

    mengingat aku adalah bagian dari anak seni yang selalu ingin mengekspresikan perasaanku melalui seni, aku berharap bisa punya sudut ruangan ataupun ALHAMDULILLAH yaa kalau bisa ruangan sendiri khusus aku bisa mengekspresikan diriku, seperti ruangan melukis atau sudut untuk bermain piano. Apapun itu yang penting posisinya di sudut dan jauh dari aktifitas ramai. Bila perlu di luar ?

     

    Ruang makan adalah tempat paling penting untuk berkumpul bareng keluarga. Tempat dimana sekeluarga makan bareng dan biasanya muncul obrolan-obrolan penting setelahnya. Aku mau dapurku berdekatan dengan jendela besar dengan material kayu serta tanaman kecil di atasnya.

     

    ini adalah sudut menyendiri, kenpaa aku bilang begitu..karena menurutku semua orang memiliki keinginan untuk sendiri beberapa waktu. Menurutku sebuah rumah harus ada sudut seperti ini, menjadi tempat untuk berfikir atau merenung ketika ada permasalahan. Sudut ini juga bisa menjadi tempat ngobrol yang asik sambil nunggu waktunya mandi sore.

     

    Seperti yang aku bilang, karena aku ingin rumahku menjadi tempat berkumpul keluarga dan bercengkrama yang nyaman. Aku berharap bisa banyak memiliki sudut-sudut atau ruangan-ruangan yang bisa menjadi pilihan untuk ngorol bareng. Begitu juga untuk exterior, beragam kaktus tegap dan kursi-kursi kayu bisa menjadi spot menarik diluar ruangan.

    --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Nulis ini sambil bayangin beneran..hahaha..
    yaudah ya, nggak ada salahnya bermimpi..kita nggak pernah tau apa yang tuhan rencanakan buat kita besok hari.
    Anggap aja tulisan ini adalah bagian dari doa..hehehe..

    Makasiii yang sudah baca, sambil doain sama bilang amin yaaaa :)

    ps : all of this pictures are not mine, source : pinterest
    Continue Reading







    Kamar merupakan bagian terpenting untukku, karena disitu tempatku istirahat, melakukan hobby dan menghabiskan waktu. Karena aku jarang mau nongkrong keluar, aku memang lebih senang menghabiskan waktu di kamar.

    Ceritanya, aku abis pindah kamar ke ukuran yang sedikit lebih kecil, karena kamarku sebelumnya ini ukurannya paling besar di antara lainnya. Kamarku yang sekarang posisinya di paling ujung jadi seperti leluasa dengan balkon pribadi hehe. Problemnya adalah, ini kamar warnanya hijau tua. Beberapa hari aku coba berdamai dengan kamar hijau beserta perabotanku yang cukup banyak, ada piano ada meja lukis dan tanaman-tanaman sebagainya. 

    Tapi beberapa hari kemudian kepalaku makin sakit, aku nggak enjoy dan nggak happy sama kamar ini. Akhirnya aku memutuskan untuk cat kamar. Setelah berdiskusi panjang lebar dengan teman-teman, aku memutuskan untuk mengecat kamar ku sendiri. Beberapa teman menyarankan aku coba cari tukang untuk cat kamar, tapi memang aku anaknya agar keras kepala, aku masih penasaran apa aku bisa ngecat sendiri atau nggak.

    Toh nggak ada salahnya nyoba kan ? kalau nggak berhasil ya gampang, panggil tukang cat ! hahaha intinya yang penting seperti sloganku slama ini "COBA DULU SENDIRI".

    Seperti biasa sebelum melakukan sesuatu, aku banyak pertimbangan. Aku sebelumnya membaca beberapa artikel mengenai cara mengecat yang benar, merk cat yang murah (karna ini rumah orang, sayang pake cat mahal kan ? hahaha), aku juga nonton youtube beberapa orang yang mengecat kamar mereka sendiri, teknik mengecat dan segala macamnya. 

    Oke, aku sempat membatalkan niat itu. Karena aku takut capek dan gagal. Hingga akhirnya di hari sabtu, tanpa planning bla bla bla, aku buka google dan cari "toko bangunan di jakarta selatan" . Kemudian aku telfon satu persatu toko cat tersebut, aku tanya cat paling murah, bisa pembayaran transfer atau nggak dan kemudian melakukan pembelian.
    Sejurus kemudian aku ke rumah ibu kos ku, meminjam peralatan cat seperti roller, tray, anak tangga dan sebagainya. Dalam hati aku sempat ragu "nekat banget tiba-tiba beli dan siap-siapin beginian" 
    tapi kemudian sisi lain ku berkata "gak ada salahnya nyoba, jangan nyari-nyari info tapi gak action..gak ada salahnya sekali kali tanpa perencanaan matang, udah jalanin aja !"

    Akhirnya aku mengikuti kata hatiku yang nomer 2 ! hahaha ini udah kedua kalinya hidup pake metode tanpa rencana.

    Singkat cerita cat udah di kamar, warna putih yap karna aku suka scandinavian style aku memilih warna putih sebagai cat kamar ini. Nantinya akan ada sentuhan bunga-bunga kering kecoklatan dan beberapa perabotanku yang warnanya pink ! hahaha.

    PERFECT - fikirku.

    Aktifitas cat pun di mulai, 1 buat cat putih 5 kilo di hadapanku, lengkap dengan air se gayung dan peralatan lainnya. Sebelum memulai cat, aku melapisi pinggir kusen jendela dengan selotip dan menggunakan koleksi kainku yang nggak kepakai lagi sebagai alas cat.

    OKE - MULAI...




    ternyata...aktifitas cat itu menyenangkan, menyenangkan sekali...karna mungkin aku suka melukis, jadi nge-cat kamar jadi semacam aktifitas yang mengasyikkan. Apalagi pas aku sadar kalau hasilnya oke, aku makin percaya diri hasilnya akan memuaskan.

    3 jam pertama semua baik-baik aja, aku break sebentar buat makan siang dan disaat itu aku baru ngerasain pegal di tangan. Di tangan sampai ke telapak tangan, Serius itu pegel BANGET.
    justru saat stop cat baru ngerasain pegelnya.
    Aku lanjut cat lagi sampai selesai, aku selesai magrib sekitar jam 6 sore. Setelah selesai bener aja, dari pundak sampai telapak tanganku sakitnya bukan main. Jarang olahraga dan tiba-tiba nge cat selama 6 Jam. Perabotan-perabotanku semua masih di balkon dan tanganku berasa mau copot, aku ketawa dong. HAHAHAHA.

    Aku memutuskan telfon apotek dan memesan koyo plus counterpain. Pesan goshop dan voila, hidup itu menjadi semudah ini sekarang, obat-obatan pun sudah ada di kamar. Tanganku penuh koyo dan bau counterpain.


    Selama hidup, ini adalah pegel yang paling pegel yang pernah aku rasain, dan rasa pegal ini berlangsung sampai 3 hari kedepannya, luar biasa !.
    Tapi disamping itu semua....

    1. Aku puas dengan hasilnya, meskipun ada beberapa sudut di paling atas yang nggak bisa aku jangkau jadi masih ada sentuhan hijau tapi nggak ada yang sempurna bukan ? hahaha

    2. Aku puas dengan diriku sendiri karna bisa mengerjakan semuanya sendirian, dan melakukannya secara dadakan.

    3. Nggak ada yang nggak mungkin kalau kita mau usaha, yang penting usaha dulu kan ?

    4. Ketika menginginkan sesuatu kita nggak akan mendapatkannya dengan mudah, contohnya selama cat aku sempat cidera jari karna jariku kejepit tangga. Setelah selesai pun aku harus menerima bahwa selama 3 hari aku hidup dengan tangan yang super pegal.

    5. Sisanyaaaa...yaaaaaaa sesuai ekspektasi jadi tetap HAPPYYYYYY :)





    Continue Reading


    Well, sudah beberapa waktu ini aku memutuskan untuk secara sementara menghapus akun Instagramku. Tidak secara tiba-tiba, sudah dari lama rencana ini difikirkan, tapi aku butuh waktu yang cukup panjang untuk melakukan sesuatu.

    Terlihat sepele bagi orang-orang yang tidak aktif menggunakan social media. Namun ini menjadi cukup sulit bagi mereka yang aktif menggunakan social media, termasuk aku yang memang menjadikan instagram sebagai social media yang paling sering aku gunakan.

    Awalnya aku menggunakan social media sebagai platform sharing kegiatanku kuliah dan ketertarikan ku soal fashion, sekitar 6 tahun lalu- sebelum Instagram menjadi se-impactful-sekarang. Aku sering memposting beberapa design ku dan caraku mengolah kain untuk menjadi baju tanpa di jahit. Beberapa aku selingi dengan foto-foto ku bersama teman-teman kampus dan ambisiku menjadi seorang designer, hahaha. Kebetulan waktu itu aku sedang mengerjakan usaha kecil kecilan di bidang fashion,jadi Instagram aku gunakan untuk media promosi.

    Kemudian Instagram mulai berkembang, menjadi sarana promosi hingga sekarang sangat penting bagi dunia bisnis. Otomatis aku semakin tidak bisa terlepas dari social media ini. Keinginanku bekerja dengan designer tercapai dan Instagram lagi-lagi menjadi digital diary mimpi-mimpi yang selama ini aku post. Selain itu, job desk ku untuk me-mantain social media waktu itu membuat ku semakin aktif.

    Sekarang, Aku tidak secara langsung bersentuhan dengan social media di pekerjaanku, namun aku tetap mengawasi dan membuat strategi kontennya. Tentu sulit untuk aku menghapus social media ini.
    Keinginanku untuk membuka akun pribadi terus menerus muncul. Seperti sudah menjadi rutinitas wajib untuk mengecek social media setiap menit.

    Pikiran untuk mencoba puasa dari instagram ini muncul ketika aku sedang Group online les bahasa inggris dimana aku berbicara dengan beberapa orang dari negara lain. Kami membicarakan mengenai social media dan rata-rata mereka membuka social media mereka seminggu sekali atau sehari selama 2 jam. Aku cukup kaget, karena setiap hari aku membuka social media hampir setiap menit.
    Kemudian aku sempat membaca beberapa artikel mengenai dampak negatif social media, aku setuju dengan beberapa pointnya yang juga aku pribadi alami selama ini.

    Aku memang berusaha menggunakan Social media ku dengan cukup bijak, aku mengatur konten yang ingin aku sebar. Aku fokus dengan hobby ku yang aku bagi disocial media. Aku sering memposting foto-foto liburan, hal-hal yang berbau art, cover lagu menggunakan piano ku dan aktifitas melukisku. Aku mengatur kontenku karna followersku tidak hanya teman-teman atau rekan kerja, melainkan adik sepupu dan ponakan sehingga aku merasa punya tanggung jawab untuk memberikan konten-konten bermanfaat di social media.

    Aku senang mengambil moment dan membuat video, sehingga aku juga sering memposting beberapa video-video editanku. Sejauh itu sebenarnya tidak ada masalah dari segi konten. Hanya saja yang jadi masalah adalah intensitas penggunaan social media dan keinginan untuk menjadi seseorang yang kepo dengan kehidupan orang lain. Benar, jika social media kadang membuat kita merasa diri kita worthless. Karena kita melihat kehidupan orang lain dan merasa diri kita tidak ada perkembangan. Temanku pernah mengatakan betapa dia merasa bahwa kehidupanku menyenangkan, karena dia mengukur nya dari postingan instagram. Secara tidak sadarpun, aku juga berfikir seperti itu, aku berfikir hidupnya menyenangkan dan aku nggak..memang ya,.rumput tetangga terlihat lebih hijau dari rumput sendiri hehe..

    Akhirnya aku memulai beberapa metode sebagai proses ku mengurangi intensitas penggunaan social mediaku.

    Pertama, aku mulai dengan membuat akun baru, ini adalah akun khusus ku membagikan hobby melukisku. Aku tidak follow siapapun yang aku kenal, yang aku follow adalah orang-orang yang juga suka melukis, memiliki ketertarikan sama atau bekerja dibidang art.
    Aku merasa memiliki dunia baru, sejauh yang aku pantau adalah tips dan trik melukis, bagaimana metode para ilustrator dan project-project apa yang sedang mereka kerjakan.
    Namun, nyatanya aku masih berkeinginan untuk membuka akun pribadiku.

    Kedua, aku coba menggunakan pilihan muted pada instagram. Dimana aku mute semua postingan akun-akun yang menurutku tidak perlu aku lihat di akun pribadiku. Mulai dari postingan hingga igstory mereka, berjalan cukup baik menurutku. Setiap aku membuka akun instagram, yang aku perhatikan adalah akun-akun yang menurutku memberikanku manfaat untuk di lihat.

    Aku nggak berhenti sampai disitu. 1 minggu lalu akhirnya aku putuskan untuk menghapus sementara akun pribadiku. Setelah berhasil melalui beberapa proses tadi, aku akhirnya mulai untuk tidak menggunakan akun pribadi. Aku masih meng-install instagram, karena tanggung jawabku untuk terus memperhatikan perkembangan social media brand tempatku bekerja. Selain itu aku juga harus terus melihat trend-trend baru yang muncul, apa yang sedang viral dan perubahan-perubahan lainnya di social media.

     Aku tidak bisa terlepas 100% tapi selama 1 minggu ini aku merasakan cukup perubahan, dimana aku lebih fokus dengan hal-hal yang lebih realistis dan bermanfaat ketimbang scrolling instagram orang lain yang nggak memberikan manfaat.

    Oh iya,
    aku juga memiliki misi untuk membaca beberapa buku selama puasa akun instagram pribadiku ini.

    semoga berhasil !!
    Continue Reading
    Kenapa liburan dadakan ??

    Oke, seriously aku bukan tipe orang yang suka dengan konsep dadakan. Semua yang aku lakukan harus terencana dulu untuk menentukan kemungkinan-kemungkinan diluar rencana dan mempersiapkan jalan keluarnya.

    Tapi, belakangan ini ada beberapa hal yang membuat ku sedikit memberikan sentuhan baru di kehidupanku. Salah satunya melakukan sesuatu secara spontan. Sesuatu yang baru tapi aku tetap memilih-milih apa yang bisa aku lakukan secara spontan tanpa takut akan resiko yang besar.

    Nah, ke Bandung merupakan salah satu plan dadakan dan tanpa pertimbangan. Simple thing sih, ke Bandung...tapi biasanya aku selalu merencanakannya dari jauh-jauh hari loh.

    Singkat cerita, ke Bandung ini merupakan hasil complain asa yang mau liburan dan ngajak aku dadakan ke Thailand. Tentu aku menolak, keluar negeri nggak masuk hitungan "bisa dilakukan dengan spontan" versiku, tapi ke Bandung bisa laaaah. Kemudian aku tanpa ba bi bu langsung hubungi travel dan pesan tiket untuk 2 orang. Asa cukup kaget karena kata Bandung ini baru kita sebut semenit lalu dan aku langsung pesan tiket gitu aja. Kita pesan tiket keberangkatan jam 8 malam, dimana kalau itu macet kita bisa sampai tengah malam, nggak ada yang akan jemput.

    baiklah itu pikiran kalau semua ter planning dengan baik.

    Sayangnya karna ini misi dadakan, bagian itu aku nggak pikirin, HAHAHA. jalanin aja udaaaah - fikirku.

    Benar aja, kita sampai Bandung jam 1 malam, jujur aku sempat takut. Tapi yaudah, inshaallah dilindungi Allah - fikirku (AKU CUKUP PROUD LOH SAMA DIRIKU WAKTU ITU). Aku dan asa pesan go-car menuju tempat adikku, yap ! kita nginep disana biar nggak ribet.

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Asa pengen banget ke area Ciwidey, mengunjugi beberapa tempat disana salah satunya RancaUpas.
    Rancaupas juga sebenarnya sudah menjadi target liburanku dari lama. Cuma belum sempat kesana karena nggak tau mau naik apa, hahaha (lagi-lagi akibat terlalu banyak rencana).

    Baiklah, ini menggunakan rencana juga sih sebenarnya.
    Aku dan Asa akan sewa mobil menuju ciwidey, berangkat pukul 4 subuh. Rata-rata sewa mobil disana 450.000 - 600.000 per 12 Jam udah plus driver, namun tidak termasuk bensin, tol dan makan driver.
    Tapi karena aku ajak adikku dan temannya, mereka punya tempat sewa yang sifatnya "pertemanan" jadi kita dapat harga 350.000 untuk 24 jam. Drivernya ya adikku dan temannya ganti-gantian.Untuk Bensin kita isi sekitar 100.000 aja dulu untuk pertama karena si owner mobil menyisakan sekitar 3 bar untuk bensinnya.

    Kita menuju ciwidey dari jam 6 pagi, bisa melalui tol jadi jaraknya lebih dekat. Sekitar pukul 8 lewat kita sudah sampai ke Rancaupas. Tiket masuk Rancaupas ini kalau nggak salah 20.000 per orang. Saat masuk Rancaupas, suasana cukup ramai karena ternyata banyak yang lagi camping di Rancaupas. Jadi pengen deh kapan-kapan camping di Rancaupas.





    Rancaupas ini lokasinya di perbukitan Bandung, jadi kalau ada sinar matahari cukup berasa banget panasnya. Lokasinya mengingatkan aku dengan perbukitan di Bromo, tanahnya juga sedikit berpasir jadi better pakai sepatu tertutup sih, aku sayangnya pakai sendal jadi nggak nyaman karena kakinya berasa kotor banget. 


    Pertama masuk ke area Rancaupas, aku menuju lokasi yang digunakan untuk berkemah. Sejujurnya lokasi ini bagus, dan untuk orang yang jarang melihat perkemahan seperti aku, ini tuh menjadi pemandangan menarik. Sayangnya, aku nggak tau kenapa ada motor-motor yang diparkir di sekitar tenda dan perkemahan, padahal diluar ada lahan parkir.

    Selain itu beberapa spot dijadikan sebagai tempat foto prewedd, aku juga mau sih foto prewed casual disini. hehehehe



    Selesai dari tempat perkemahan dengan perasaan biasa aja, aku langsung menuju ke lokasi utama di Rancaupas ini. Ngasih makan RUSA ! YIPPIIEEEE

    Kedalam area Rusa ini, kita nggak perlu bayar tapi cukup dengan membeli pakan Rusa. Ada kangkung dan wortel, harganya 5 -10.000 aja. Saranku ambil kangkung dan jangan cuma beli 1 ikat, karena Rusanya makannya banyak :( hahaha.




    Honestly, aku lebih suka disini daripada di area perkemahan. hehehe.
    Disini semua Rusa dibiarkan berkeliaran dan makan dari pemberian pengunjung. Beberapa rusa berdiam di tempat dan yang lainnya berjalan berkelompok. Hati-hati saat kalian membawa makanan, harus bisa fokus karena rusa nya bisa datang dari berbagai penjuru hahaha. Kadang rusa nya terkesan agresif saat dikasih makanan jadi mereka yang datengin kita untuk minta makanan. Lucu sih tapi aku sempat takut juga.

    Aku menghabiskan waktu sekitar 2 jam lebih disini, lebih lama menghabiskan waktu di tempat rusa ini. Karena seru banget, rusa-rusanya baik dan nggak bertingkah aneh selain mereka ngedekatin kita karena kita bawa makanan.

    Soon aku pengen kesini lagi.

    Foto prewedd mungkin disini ??

    HAHAHAHAHA



    Continue Reading
    Newer
    Stories
    Older
    Stories

    READ ME!

    • indah jalan jalan
    • Pendapat
    • fashion
    • self love
    • art
    • Tulisan indah

    Blog Archive

    • Januari 2021 (1)
    • Desember 2019 (2)
    • Juli 2019 (1)
    • Februari 2019 (1)
    • Januari 2019 (1)
    • September 2018 (5)
    • Agustus 2018 (1)
    • Maret 2018 (1)
    • Februari 2018 (2)
    • September 2017 (4)
    • April 2017 (3)
    • November 2016 (1)
    • Juli 2016 (2)
    • Juni 2016 (1)
    • Mei 2016 (1)
    • Maret 2016 (1)
    • Januari 2016 (2)
    • November 2015 (1)
    • Oktober 2015 (3)
    • Juli 2015 (1)
    • Mei 2015 (3)
    • Februari 2015 (1)
    • Januari 2015 (2)

    Translate

    Popular Posts

    • Cafe D'pakar bandung
    • MELBOURNE PART 1 : Informasi dan Biaya

    Most Popular

    • Cafe D'pakar bandung
    • MELBOURNE PART 1 : Informasi dan Biaya

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top